Kumpulan Puisi
Sinopsis:
Setiap puisi adalah perjalanan. Ada yang bermula dari sebuah rumah, ada yang lahir di tengah keramaian kota, ada yang tumbuh di kaki gunung, di tepi laut, di dalam gerbong kereta, atau dari keheningan yang tak mampu diucapkan dengan bahasa sehari-hari. Semuanya berangkat dari satu keyakinan: bahwa kehidupan selalu menyisakan sesuatu yang layak dituliskan.
Buku ini menghimpun puisi-puisi pilihan Diki Rifaldi yang pernah memperoleh ruang sebagai Headline dan Highlight di Kompasiana. Disusun secara tematik, antologi ini mengajak pembaca menyusuri berbagai lanskap kehidupan-rumah dan keluarga, cinta dan perpisahan, perjalanan, alam, waktu, hingga kegelisahan terhadap wajah negeri. Setiap puisi berdiri sebagai pengalaman yang utuh, namun saling terhubung dalam satu perjalanan batin tentang menjadi manusia.
Dengan bahasa yang liris, reflektif, dan dekat dengan keseharian, Diki Rifaldi merangkai kenangan menjadi ingatan, kegelisahan menjadi renungan, serta harapan menjadi cahaya yang terus menyala di antara larik-larik puisi. Buku ini tidak menawarkan jawaban atas setiap persoalan hidup, melainkan mengajak pembaca berhenti sejenak, mendengarkan suara hati, dan menemukan makna dari pengalaman-pengalaman yang sering kali luput disadari.
Lebih dari sekadar kumpulan puisi, buku ini adalah catatan tentang waktu, cinta, kehilangan, dan harapan. Tentang bagaimana kata-kata dapat menjadi rumah bagi kenangan, menjadi saksi perubahan zaman, sekaligus menjadi pengingat bahwa di tengah dunia yang bergerak semakin cepat, manusia masih membutuhkan keheningan untuk mengenali dirinya sendiri.
Karena pada akhirnya, puisi bukan hanya untuk dibaca. Puisi adalah tempat kita kembali-ketika rindu ingin disapa, ketika luka ingin dipeluk, dan ketika harapan ingin dinyalakan kembali.
All Rights Reserved