We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
AnakLaut Timur

AnakLaut Timur

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Jul 30, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Growth and Self-Discovery
Coming of Age
Grief and Bereavement
Anak Laut Timur adalah kisah tentang mimpi, keberanian, dan cinta terhadap laut yang membesarkan kehidupan. Di sebuah kampung nelayan kecil di pesisir Nusa Tenggara Timur, Rendi tumbuh bersama suara ombak, angin timur, dan perahu-perahu kayu yang setiap hari mengarungi samudra. Laut bukan hanya sumber kehidupan baginya, tetapi juga rumah yang menyimpan harapan sekaligus luka. Ketika hasil tangkapan para nelayan semakin berkurang akibat kerusakan ekosistem dan keserakahan manusia, Rendi bertekad mengubah nasib kampungnya. Di tengah keterbatasan, kehilangan, dan berbagai rintangan, ia memilih memperjuangkan laut yang telah membesarkannya. Perjalanan itu membawanya bertemu sahabat-sahabat baru, menghadapi orang-orang yang mengeksploitasi alam, dan memahami bahwa menjaga laut berarti menjaga masa depan banyak kehidupan. Anak Laut Timur adalah novel yang mengangkat keindahan laut Indonesia Timur, budaya masyarakat pesisir Nusa Tenggara Timur, nilai kekeluargaan, persahabatan, cinta, dan perjuangan untuk melindungi alam. Sebuah kisah yang mengingatkan bahwa setiap ombak membawa harapan, dan setiap anak pesisir memiliki mimpi yang mampu mengubah dunia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Auto Save! [END]
  • The Pinky Boy
  • (BL) Political Hostage Becomes the Emperor's Male Consort《质子为妃》
  • Trouble Maker[END]
  • Transmigrasi  Ren
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Setelah Mama Menikah [END]
  • PROYEK SATU TAHUN
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Ritual Rasa

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

More details
WpActionLinkContent Guidelines