We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hati Yang Akhirnya Tinggal

Hati Yang Akhirnya Tinggal

  • WpView
    Reads 273
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 20, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
FIRS STORY [ FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM BACA. BIAR AKU SEMANGAT UPDATE 🫶] ** Seorang kepala desa yang merindukan kehangatan rumah, mempunyai mimpi nanti rumahnya akan ramai dengan suara tawa yang menggema di setiap sudut, bukan hanya kicauan burung kenari nya saja. Lalu di desa sebelah ada wanita yang kecantikannya menggemparkan seluruh kecamatan. Ia engan memilih satupun dari mereka yang mengejar-ngejar nya atau bahkan sampai terobsesi dengan nya. Kepercayaannya sudah beku, susah untuk di hangat kan kembali. Ikutin cerita mereka yukkk 👉 let's go ** ⚠️ Cerita ini di buat dari hasil karangan penulis. Kalau pun ada kesamaan menurut pembaca, itu karna tidak disengaja. Semoga pembaca bisa menghargai karya penulis sebagai mana layaknya. Dan mohon maaf jika ada kata yang menyinggung atau tidak mengenakkan. Terimakasih ** •Cover by pinterest and AI
All Rights Reserved
#702
cinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Rasa Sambal Janda Muda
  • Juragan Panji
  • Juragan Serbaguna
  • Nothing Loud, Just Us
  • Jodohku, Koko
  • NDUK AYU milik SANG JURAGAN
  • Legenda Penjaga Wening
  • Mas Tama
  • JURAGAN DANESWARA
  • Mas Suami

👑Story Rankings🌟 #9 Juragan (20/10/25) . ~*🌷🌸*~ Juragan Karso, penguasa desa berusia 48 tahun yang kaya dan terawat, baru saja selesai rapat penting. Untuk menghilangkan keruwetan proposal drainase, ia meminta sopirnya berhenti di warung "Sambal Janda Muda" yang baru buka. Begitu memesan kopi tubruk yang pahit, perhatian Karso langsung teralihkan oleh Laras, pemilik warung yang berpenampilan sederhana namun memikat. Seketika, kopi pahit yang ia minum terasa manis dan berbahaya. Pertemuannya dengan Laras membuat semua urusan desa dan kekuasaannya mendadak tidak penting, menyadarkan Karso bahwa ia baru saja menghadapi 'musibah' yang menggoyahkan mata dan imannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines