Silent Echoes [process]

Silent Echoes [process]

  • WpView
    Reads 893
  • WpVote
    Votes 207
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 6, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Illness
Disability
Family Life
"​Aku terlahir dalam kesunyian, tapi kenapa takdirku harus seberisik ini?" ​Mahesa terlahir tunarungu. Ia sudah terbiasa dengan dunia tanpa suara. Namun, ia tidak pernah terbiasa dengan kejamnya tatapan manusia. Sejak perselingkuhan ayahnya menjadi konsumsi publik, Hesa menjadi sasaran empuk ejekan di sekolah. Lewat gerak bibir orang-orang yang gemar berbisik di belakangnya, ia tahu betul betapa hancur harga dirinya dicabik-cabik. ​Di rumah yang dingin, ia melihat ibunya menangis tanpa suara. Di luar, ia menghadapi dunia yang menertawakannya dalam senyap. Saat rasa sakit itu menumpuk di kepalanya, kesunyian yang Hesa miliki sejak lahir perlahan berubah menjadi gema siksaan yang begitu menyesakkan dada.
All Rights Reserved
#11
heeseung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Antara Kita, Ada Dunia
  • Friends
  • My Twin is NOT My Rival || HAN × FELIX ||
  • RINAI || CYE
  • MERENGKUH CAKRAWALA
  • i love you, my son.
  •  The Sterile Witness || Heehoon 🔪
  • The Twin's: Luka yang Sama (END)
  • The Quiet Orchestra
  • 𝐆𝐄𝐕𝐀𝐍

Sunghoon dan Jay sudah kenal sejak mereka masih ingusan. Rumah mereka hanya berjarak tiga gang, dan sejak TK, orang-orang sudah terbiasa melihat dua bocah itu datang dan pulang sekolah bersama. Bagi Sunghoon, Jay bukan sekadar sahabat-dia sudah seperti keluarga. Dan entah sejak kapan, Sunghoon punya kebiasaan untuk selalu memastikan Jay baik-baik saja. Dari hal sepele seperti memastikan botol minum Jay nggak ketinggalan, sampai hal besar seperti marah-marah kalau ada orang yang ganggu Jay di sekolah. Masalahnya, sikap itu nggak pernah benar-benar hilang meski mereka sudah beranjak remaja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines