SANG NAHKODA KECIL

SANG NAHKODA KECIL

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 22, 2026
Sang Nahkoda Kecil adalah antologi yang terdiri atas kumpulan cerpen dan puisi yang mengikuti perjalanan Gama dan Aria menyeberangi laut dari satu pulau ke pulau lainnya. Di setiap persinggahan, ia bertemu orang-orang baru, mendengarkan kisah-kisah yang berbeda, menyaksikan berbagai wajah kehidupan, serta membawa pulang pelajaran yang tak pernah ia temukan di kampung halaman. Setiap pulau menghadirkan tema yang berbeda-tentang keluarga, persahabatan, kehilangan, harapan, keberanian, hingga makna pulang-sementara puisi-puisi yang menyertainya menjadi catatan hati seorang anak yang perlahan bertumbuh bersama luasnya samudra. ━━━━━━━━━━━━━━━━━━ 📖 Wrionvity Project 🎓 Generasi: Ketujuh 📅 Tanggal Publish: 18 Juli 2026 🗓 Tanggal End: ━━━━━━━━━━━━━━━━━━
All Rights Reserved
#315
puisi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MINE, NO ONE ELSE (END)
  • Tempat Pengganti
  • Círculo del Destino
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • TERRITORY
  • SAGA
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • My Celestia [ON GOING]

[DI LARANG KERAS COPY PASTE]. FOLLOW SEBELUM BACA !!! Bagi semua orang di SMA Garuda, Axel Regantara adalah monster temperamental yang paling dihindari. Badboy ketua geng, tukang berantem, dan dingin tak tersentuh. Tapi bagi Reina Alvionita, Axel adalah masa lalu kelam yang ingin ia kubur dalam-dalam. Reina mengira kepindahannya ke sekolah ini akan membawa ketenangan. Namun, takdir justru membawanya kembali ke hadapan Axel. Bedanya, Axel yang sekarang tidak lagi menindasnya seperti dulu. Tatapan cowok itu berubah menjadi sebuah obsesi. Axel mengklaim Reina secara terang-terangan. Siapa pun yang berani menatap Reina terlalu lama, berkomentar genit di sosial medianya, atau sekadar mendekat, harus siap berhadapan dengan kepalan tangannya. Semua orang takut pada Axel. Tapi hanya Reina yang berani membentak cowok itu-dan anehnya, Axel selalu nurut. Di antara emosinya yang gampang meledak dan kepalan tangannya yang penuh luka berantem, Axel menyimpan satu kalimat mutlak untuk gadisnya: "Gue bisa dihancurin siapa aja, Princess. Tapi jangan lo. Karena kalau lo yang pergi, gue bisa gila."

More details
WpActionLinkContent Guidelines