Pahlawan impian

Pahlawan impian

  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 12 hours ago
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Adventure
Aril adalah anak yang memiliki masa depan sederhana. Namun, suatu hari aril berpisah dengan ibu dan adiknya karena bercerai, dan aril hidup bersama ayahnya. Saat ayahnya menikah lagi, aril sering dikucilkan di keluarganya, bahkan sampai di usir dari rumah. Aril yang tidak tahu harus pergi ke mana, tiba tiba ada seseorang yang menyelamatkan kehidupan aril, dan akhirnya aril memiliki motivasi menjadi pahlawan nomor 1.
All Rights Reserved
#47
superhero
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AVISENA
  • Bukan Babysitter, Bung
  • Jangan Halangi Pensiun Diniku, Mas Aktor! (Hiatus)
  • GAIRAH MENANTU BERSERAGAM
  • XAVIER : The Silent Guardian
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • THE DUCHESS OF LANCASTER : A Tale of Two Lives (END/COMPLETED)
  • Bukan Sembarang Figuran
  • Stuck Between The Pags
AVISENA

Awal mulanya, Avisena hanyalah anak sekolah berandalan yang kenakalannya dibatas wajar. Namanya cukup terkenal dikalangan remaja wilayahnya. Kemampuan dia bertarung, beberapa aksi nekatnya dalam memperlihatkan jati diri. Prinsip hidup Avisena adalah hidup tanpa ada yang bisa merendahkan dirinya. Latar belakang keluarganya yang berasal dari kelas menengah ke bawah membuatnya gencar untuk melakukan segala cara agar bisa terus bertahan hidup. Ibundanya yang sudah lama meninggal, juga Ayah yang sama sekali tidak pernah memiliki peran apapun dalam hidup Avi dan kedua saudaranya. Hingga suatu saat dia terjebak dalam kesepakatan bisnis ilegal yang sama sekali tidak terduga. Menjadi bodyguard seorang gadis kaya dari keturunan pembisnis gelap. Hidup Avisena yang sebelumnya tenang damai, seketika berubah drastis penuh rintangan. "So, kalian semua emang dari kecil dilatih buat jadi bodyguard sialan keluarga gila ini?" "Lo tanda tanganin kontrak kerja sebelumnya?" Avi mengerjap polos, "iya." "Lo baca?" "Eh, nggak. Gue pikir itu cuma kertas formalitas doang," katanya sudah berpikir ada yang salah di sini. Lantas, pria itu memijat pangkal hidungnya, merasa pusing menghadapi bocah sekolah yang seperti tersesat dalam tempat yang bukan seharusnya ia tahu. "Yang lo tanda tangani itu kontrak kerja seumur hidup, Avisena. Lo tanda tangani dokumen itu yang berarti lo nyerahin hidup lo sepenuhnya sama keluarga Wijaya." Saaat itulah mata Avi membelalak lebar. "NGGA MUNGKINNNN!!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines