We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hello, Luna

Hello, Luna

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 18, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
High Fantasy
Mythical Creatures
Ancient Civilizations
🤖 Hello, Luna (你好,露娜) Genre: Comedy • Science Fiction • Mystery Di kota futuristis Shenzhen, seorang ilmuwan AI jenius bernama Xu Haoran hidup bersama sahabat paling unik di dunia-Luna, sebuah kecerdasan buatan yang bisa mengobrol, bercanda, mengomel, dan selalu menemaninya ke mana pun. Bersama, mereka memecahkan berbagai kasus misterius dengan cara yang cerdas sekaligus kocak. Namun ketika Luna menjadi target organisasi kriminal yang ingin menguasai teknologinya, persahabatan mereka menghadapi ujian terbesar. Sebuah kisah hangat tentang keluarga, persahabatan, humor, dan teknologi yang akan membuatmu tertawa... lalu diam-diam meneteskan air mata.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Duke's Red String (END)
  • I Became the Villain's Nursemaid
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • A Family of Villains
  • Sin of The Villainess
  • The Unwritten Lady
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • The Silent Bloom [END]
  • Rumah Untuk Sang Tiran

Leya menghabiskan hidupnya melihat benang merah milik orang lain, tanpa pernah melihat miliknya sendiri. Hingga maut datang menjemput. Di bawah reruntuhan perpustakaan yang lumat oleh gempa, jari kelingking Leya tiba-tiba menyala. Di detik-detik terakhir napasnya, ia melihat benang itu terhubung pada seorang pemuda dengan wajah bersimbah darah. Namun, sebelum ia sempat meraihnya, kegelapan merenggut segalanya. Maut seharusnya menjadi akhir, tapi Leya justru terbangun sebagai anak rahasia di kediaman seorang bangsawan yang dingin di dunia yang asing. Dan ujung benang merah itu kini bertaut pada sosok yang paling seharusnya ia hindari. Sosok yang bisa menghancurkan hidup barunya dalam sekejap. Jika benang merah takdir konon tak pernah salah, lalu mengapa Leya merasa takdir sedang berusaha membunuhnya untuk kedua kali? ©April, 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines