Schor Velevan

Schor Velevan

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 24, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dark Fantasy
Action and Thriller
"Kenapa harus ada hitam saat ada putih?" Pertanyaan itu terus berputar di kepalaku. Pedang bisa menjadi pelindung, sekaligus merenggut nyawa manusia. Cinta membuat kita bahagia, tetapi juga bisa membuat kita marah. Hitam dan putih selalu hadir dalam setiap tindakan kita. Walaupun kita bersikap sopan, belum tentu semua orang memandang kita sebagai orang yang baik. Dulu aku sering bertanya kepada ibuku, "Kenapa selalu harus ada hitam saat ada putih?" Ibuku hanya tersenyum, lalu menjawab, "Ya karena itulah hidup. Kita nggak bisa sepenuhnya baik. Kita bisa salah, tapi bukan berarti kita menyerah untuk berbuat baik. Jadilah lebih baik, Gideon."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Family of Villains
  • Aveline Beyond Her Fate
  • I'm the male lead's wife? [TERBIT!]
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • Sin of The Villainess
  • The Adiputra Family
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother

[TAMAT] Eris terbangun di tubuh wanita hamil, seorang villainess yang akan mati di tangan anaknya sendiri tujuh bulan dari sekarang. Tanpa kekuatan, tanpa sekutu, Eris terjebak dalam keluarga yang tak pernah dia bayangkan, tiga anak laki-laki yang tumbuh menjadi calon villain dalam kisah berikutnya, dan sang suami, Grand Duke Kael Valerius, villain yang selama ini hanya mengakui satu orang di dunianya: tokoh utama wanita. Eris hanya ingin kabur dan bertahan hidup. Namun saat retakan dunia mulai melahirkan monster, dia justru terikat pada kekuatan yang besar, dan semakin dalam terseret ke keluarga yang seharusnya dia hindari. Semakin dia mencoba pergi, semakin dia terjerat oleh anak-anaknya sendiri, dan ... oleh suami yang tak pernah berniat melepaskannya. * @atarazavian

More details
WpActionLinkContent Guidelines