VOWS WITHOUT LOVE

VOWS WITHOUT LOVE

  • WpView
    Membaca 94
  • WpVote
    Vote 17
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jul 20, 2026
VOWS WITHOUT LOVE "Kami mengucapkan janji di hadapan semua orang, tetapi tak satu pun dari kami mengucapkannya dengan cinta." Damar Wiratama dan Arunika Nareswari-Nika-tidak pernah memilih untuk saling memiliki. Demi menyelamatkan kepentingan dua keluarga berpengaruh, mereka dipaksa mengikat janji suci dalam sebuah pernikahan yang lebih menyerupai perjanjian politik daripada kisah cinta. Di balik pintu rumah tangga mereka, hanya ada aturan, jarak, dan kesunyian. Damar adalah pria yang tegas, dingin, dan sulit ditebak. Sementara Nika adalah perempuan yang keras kepala, berani, dan tak pernah rela hidupnya ditentukan oleh orang lain. Tak butuh waktu lama hingga kata cerai menjadi jalan keluar yang paling diinginkan Nika. Namun, ketika perceraian terasa semakin dekat, satu per satu rahasia mulai terungkap. Mereka menyadari bahwa kebencian yang selama ini tumbuh hanyalah dinding yang menutupi luka, pengorbanan, dan perasaan yang perlahan berubah menjadi cinta. Mungkinkah dua hati yang dipersatukan tanpa cinta akhirnya menemukan alasan untuk tetap bertahan? Ataukah janji yang mereka ucapkan akan berakhir sebagai sekadar vows without love?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#124
bts
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • CONTROLLED CHAOS
  • Love me or die
  • Got Dropped into a Ghost Story, Still Gotta Work
  • Second Life : Bring Me Back To You
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Possessive Male Lead
  • Jodoh Pilihan Mama
  • Garwo
  • TOXIC BOYFRIEND
  • I'm Not Just a Figuran

Niat awal Kanara cuma satu: menjahili Renjana Sagara. Dosen berkacamata itu terlihat terlalu lurus, terlalu kaku, dan terlalu polos, mangsa empuk untuk seorang budak korporat yang butuh hiburan. Namun, Kanara salah besar. Saat sang dosen akhirnya kehabisan kesabaran dan melepaskan kacamatanya, Kanara baru sadar ia telah membangunkan predator. "Sudah puas main-mainnya, Kanara? Karena sekarang, giliran saya." Sekarang, siapa yang sebenarnya jadi mangsa siapa?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan