In Another Life

In Another Life

  • WpView
    Membaca 4
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jul 20, 2026
Ada luka yang datang tanpa meminta izin. Ada kehilangan yang mengajarkan bahwa tidak semua pelukan akan tinggal selamanya. Aluna Larasati pernah tumbuh di tengah keluarga yang utuh, hingga sebuah peristiwa meruntuhkan rumah yang selama ini ia sebut tempat pulang. Perceraian kedua orang tuanya menjadi awal dari runtuhnya dunia yang ia percaya akan selalu baik-baik saja. Saat ia berusaha berdamai dengan kenyataan, takdir kembali menguji langkahnya. Sosok yang menjadi sandaran terakhir dalam hidupnya pun dipanggil pergi, meninggalkan Aluna sendirian bersama kenangan dan duka yang tak kunjung usai. Di saat hidup terasa kehilangan arah, semesta mempertemukannya dengan seorang laki-laki yang mengulurkan tangan ketika tak ada lagi yang mampu ia genggam. Pertemuan yang bermula dari sebuah pertolongan perlahan menjelma menjadi tempat pulang yang baru. Namun, benarkah setiap pertemuan ditakdirkan untuk menetap? Ataukah cinta hanyalah cara semesta mengajarkan bahwa kehilangan bisa datang lebih dari sekali? Sebuah kisah tentang duka, harapan, dan keberanian untuk kembali mencintai, meski hati telah berkali-kali patah.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#20
kesedihan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • Be My Wife
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Hello, KKN!
  • My Celestia [ON GOING]
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • The Villain Mother
  • The Last Yes!
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan