Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
Aku Harus Mati

Aku Harus Mati

  • WpView
    Leituras 46
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Capítulos 10
WpMetadataReadConcluída seg, jul 20, 2026
WpInfo
NÃO-FICÇÃO
Pada tahun 203 M di Kartago, Afrika Utara, ketika Kaisar Septimius Severus menganiaya orang-orang Kristen, dua perempuan dari latar belakang yang sangat berbeda-Perpetua, seorang bangsawan muda yang memiliki bayi, dan Felicity, seorang budak yang sedang hamil-ditangkap karena menolak menyangkal iman kepada Yesus Kristus. Meskipun keluarga Perpetua memohon agar ia menyelamatkan diri demi anaknya, dan Felicity harus melahirkan di dalam penjara beberapa hari sebelum hukuman dilaksanakan, keduanya tetap teguh mengakui Kristus sebagai Tuhan. Setelah diadili, mereka dibawa ke arena amfiteater Kartago, disiksa oleh binatang buas di hadapan ribuan penonton, lalu akhirnya dibunuh dengan pedang. Keberanian, ketenangan, dan iman mereka menggerakkan hati banyak orang Kristen pada masa itu, sementara kisah mereka kemudian ditulis dalam The Passion of Perpetua and Felicity, menjadikannya salah satu kesaksian kemartiran yang paling berpengaruh dalam sejarah gereja mula-mula dan menginspirasi orang percaya selama berabad-abad untuk tetap setia kepada Kristus sekalipun harus menghadapi kematian.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • PERJODOHAN
  • Daddy's Little Sunshine
  • Transmigrasi Ke Novel ABO? (GXB🔞)
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • Teman Kecilku
  • Abang Toke in Love
  • Autumn's Concerto
  • the protective myhusband
  • 𝐎𝐍𝐄 𝐒𝐇𝐎O𝐓🔞 •VKOOK
  • Transmigrasi Little Mommy

"Kakek, aku nggak mau dijodohkan!" Tolak Zayn, suaranya meninggi menahan amarah yang siap meledak. ​Sang kakek menatap cucu tunggal sekaligus pewaris tunggalnya itu dengan pandangan jengah. "Zayn, sampai kapan kamu mau begini terus? Kamu satu-satunya harapan Kakek, dan umurmu sudah hampir tiga puluh tahun!" ​"Terserah Kakek. Zayn capek." ​Tanpa memedulikan panggilan sang kakek, Zayn melangkah lebar menaiki tangga. Dentuman keras pintu kamar yang dibanting menjadi penutup perdebatan malam itu. Di balkon kamar, setelah melempar jasnya asal-asalan, Zayn menyalakan sebatang rokok. Tatapannya menatap tajam ke langit malam, dipenuhi rasa frustrasi yang mendalam. ​Dia adalah Zayn. Pria yang punya segalanya, kecuali kebebasan memilih takdirnya sendiri. WARNING 21+🚫🔞 BACA SELANJUTNYA.......

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo