Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Ino : Apa aku di permainkan?

Ino : Apa aku di permainkan?

  • WpView
    Membaca 3
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jul 20, 2026
WpInfo
Fiksi Penggemar
Naruto
Alternate Universe (AU)
Anime dan Manga
Romansa
Ino, 'putri es' supermodel. Dia berwajah cantik tapi sikapnya yang cuek membuatnya di juluki putri es. Saat ini dia merambah dunia akting, pekerjaan baru baginya. Banyak hal yang membuatnya gugup, tapi dia berusaha bersikap biasa saja. Namun saat ini dia berhadapan dengan Hyuga Neji, lelaki yang di gandrungi banyak wanita. Apa Ino masih bisa bersikap biasa saja?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Love me or die
  • Given || Ju Jihoon
  • Journey
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • I'm Not Just a Figuran
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Possessive Male Lead
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • Same, But Not
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan