Setiap anak lahir dengan cerita yang berbeda. Aku lahir dengan satu ruang kosong yang tak pernah sempat terisi, ruang yang seharusnya dipanggil Ayah. Namun, hidup tak pernah benar-benar membiarkanku sendiri. Tangan-tangan yang tak pernah lelah menggenggamku. Terimakasih Unggang, Umeh, dan Umak yang telah hadir dan mengajarkanku segala hal hingga aku tak pernah merasa kurang akan kasih sayang.
Tentang Ku bukan tentang hidup yang sempurna. Ini adalah kisah tentang seorang anak yang tumbuh dari luka-luka kecil, tawa yang sederhana, dan cinta yang diam-diam menyembuhkan. Sebab, pada akhirnya, aku mengerti bahwa menjadi utuh tidak selalu berarti memiliki segalanya.
Todos os Direitos Reservados