Ada dua hal yang paling Marsha benci di dunia ini: dipaksa tunduk pada aturan, dan pernikahan sesama jenis.
Nahasnya, takdir justru menamparnya dengan kedua hal tersebut sekaligus. Demi menyelamatkan reputasi dan bisnis keluarga, Marsha-seorang dokter muda yang menjunjung tinggi kesempurnaan dan norma konvensional-dipaksa menikahi Freya Nirankara, sahabat masa kecilnya sendiri.
Bagi Marsha, pernikahan ini adalah neraka. Ia merasa jijik, marah, dan terus hidup dalam denial yang menyiksa. Di balik punggung Freya, Marsha mempertahankan hubungan terlarangnya dengan sang kekasih hati, Zean, berlindung di balik topeng pernikahan palsu yang perlahan membusuk.
Di sisi lain, Freya adalah perwujudan dari kesabaran tanpa batas. Ia memendam cinta dalam diam sejak mereka masih kecil. Ia memberikan segalanya-waktu, perhatian, dan perlindungan-berharap suatu hari dinding es di hati Marsha akan mencair. Namun, kesabaran manusia ada batasnya.
Ketika pengkhianatan itu akhirnya terbongkar di depan mata, sesuatu di dalam diri Freya mati selamanya. Sang pelindung yang hangat berubah menjadi sosok asing yang dingin, kejam, dan tenggelam dalam pekatnya asap rokok serta panasnya wiski.
Kini, saat gugatan cerai mutlak dilemparkan ke wajahnya, Marsha baru menyadari satu hal yang paling mengerikan: ia tidak bisa hidup tanpa Freya. Namun, bagaimana caramu memohon ampun pada seseorang yang hatinya telah kau hancurkan tak bersisa?
Sebuah kisah tentang ego yang menghancurkan, luka yang mengubah seseorang, dan keajaiban yang dipaksakan lahir dari keputusasaan.
All Rights Reserved