Two Side

Two Side

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 21, 2026
WpInfo
Fanfic
Band and Group
Famous Figure: Actor
Movie
Yoojung menjalani hidupnya sebagai seorang aktris dengan berbagai cerita yang tersimpan di balik senyumnya. Hingga suatu hari, ia bertemu dengan seorang idol muda yang hadir membawa warna baru dalam hidupnya. Di antara perbedaan usia, dunia, dan keadaan, tumbuh sebuah kisah yang perlahan menjadi berarti. Namun, tidak semua cinta ditakdirkan untuk tinggal selamanya. Ketika masa lalu dan masa kini perlahan bersinggungan, Yoojung kembali dihadapkan pada perasaan yang pernah ia kenal dan pilihan yang tidak mudah. Dua sisi, Dua kisah, dan satu hati yang harus menemukan ke mana ia akan berpulang.
All Rights Reserved
#220
romancedrama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • Given || Ju Jihoon
  • Possessive Male Lead
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Tetaplah Di Sisiku, Perawat...
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • Obsession Overdose
  • SAIRISH
  • I'm Not Just a Figuran
  • Something... Emm🔞 (KNP)

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines