Tumbuh di rumah yang membuat kasih sayang terasa seperti ancaman, ia belajar bahwa setiap hari bukan tentang hidup, melainkan tentang bertahan. Ia terbiasa membaca suasana, menahan kata-kata, dan berusaha tanpa bertanya.
Ketika seseorang yang sulit ditebak masuk ke dalam hidupnya, ia kembali terjebak dalam perasaan yang menyakitkan tetapi terasa akrab. Anehnya kenapa seseorang hanya datang untuk memberikan luka, tidakkah cukup dunia bermain untuk semua hal yang terjadi? Bagaikan Pangeran berkuda, sosok yang lama hilang kini muncul kembali, membawa kenyamanan, kenangan, dan rahasia yang belum selesai.
Di antara rumah yang tak pernah menjadi tempat aman, rahasia masa lalu yang terus mengejar, dan dua perasaan yang sama-sama membingungkan, ia harus memahami satu hal yang tak pernah diajarkan kepadanya: bagaimana membedakan cinta dari luka, ketulusan, dan kasih sayang dari kebutuhan untuk tidak ditinggalkan.
Sebab baginya, hidup selalu tentang dua hal: siapa yang memilih bertahan dan siapa yang pada akhirnya akan pergi.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang