"Gue paling jijik liat cowo peluk cowo, Kas. Najis." Kalimat itu bukan sekadar opini bagi Langit Daniswara Argantara; itu adalah prinsip hidup yang ia pegang teguh. Namun, bagi Angkasa Arkananta Jaya, kalimat itu adalah belati bermata dua yang perlahan menusuk jantungnya setiap kali ia harus berpura-pura tertawa dan mengangguk setuju. Sudah 17 tahun mereka bersama-hampir sepanjang usia mereka dikenal satu sama lain. Dari tangisan cengeng di taman kanak-kanak hingga deru knalpot brong di masa SMA, Langit dan Angkasa adalah dua sisi koin yang tak terpisahkan. Di balik senyum manis Angkasa sebagai wakil ketua Alsavar dan wakil kapten basket yang dielu-elukan, ia menyimpan rahasia terbesar dalam hidupnya: ia mencintai Langit lebih dari sekadar sahabat. Ironisnya, ia lebih memilih mati perlahan dalam diam daripada kehilangan Langit akibat kejujurannya sendiri. Kehidupan liar mereka bersama circle 4Boys-geng motor berandalan SMA Garuda-berjalan penuh adrenalin, hingga semuanya mulai retak ketika Langit menemukan "gadis itu," sosok yang membuatnya ingin merubah masa depan. Angkasa kini berdiri di ambang kehancuran. Haruskah ia tetap menjadi bayangan setia, atau berani melompat ke jurang kehancuran? Terutama ketika satu malam penuh badai dan alkohol mengubah segalanya-menciptakan sebuah garis batas baru yang tidak bisa dihapus, bahkan dengan air mata sekalipun. Karena terkadang, menjadi sahabat adalah tempat paling aman-sekaligus tempat paling menyiksa untuk mencintai. Mau tau kisah kehidupan Langkasa? ayokk bacaaa!😖💕
More details