Legenda Penjaga Wening

Legenda Penjaga Wening

  • WpView
    Reads 4,021
  • WpVote
    Votes 226
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 24, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Slice of Life
Slow Burn
Happy Ending
Legenda Penjaga Wening Alindya Isvara Maharani tidak pernah menyangka bahwa liburan singkatnya di sebuah desa di lereng gunung akan mengubah seluruh jalan hidupnya. Desa Wening bukan sekadar desa yang dikelilingi hamparan sawah, kebun, dan mata air yang jernih. Di balik keindahannya, tersimpan sebuah legenda yang telah dijaga turun-temurun oleh keluarga Adhikari. Di sana, Alin bertemu Mahesa Danendra Adhikari-seorang juragan desa yang tenang, berwibawa, dan berhati lembut. Di tengah hangatnya kehidupan desa, tradisi Jawa yang masih lestari, serta misteri kupu-kupu emas dan Pendapa Laras, benih-benih cinta tumbuh perlahan di antara mereka. Namun, ketika rahasia para leluhur mulai terungkap, Alin harus memilih: kembali pada kehidupan lamanya di kota, atau menetap di tempat yang telah mengajarkannya arti rumah, keluarga, dan cinta yang sesungguhnya. Sebuah kisah tentang romansa yang hangat, budaya Jawa yang kaya, keluarga yang saling merangkul, serta amanah untuk menjaga alam dan warisan leluhur. Karena terkadang, rumah bukanlah tempat kita dilahirkan, melainkan tempat hati memutuskan untuk pulang.
All Rights Reserved
#196
happyend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JOGLO SEMAR
  • Pulang, Lalu jatuh cinta
  • The Chef and The Tycoon
  • JURAGAN DANESWARA
  • Zunaira
  • Pinch of Sugar, Tons of Love || END.
  • Love In a Village
  • My CEO is My Biggest Fans
  • Juragan Desa & Nona Ibu Kota
  • Dikhianati Kekasih, Dinikahi Pamannya

Pagi itu, rumah keluarga Raden Ayu Kinasih Widyapradhani benar-benar heboh. Dari subuh, dapur sudah ramai. Ibunya bolak-balik ngecek tas, berkali-kali nanya, "Bajumu wis kabeh, Nduk?" Sang Romo sibuk memberi wejangan yang rasanya nggak ada habisnya. Sementara dua kakak laki-lakinya malah ikut nimbrung, satu nyuruh jangan lupa makan, satunya lagi ribut soal obat-obatan dan nomor darurat. Padahal yang berangkat cuma KKN, bukan pindah rumah. Maklum saja, Kina adalah anak bungsu sekaligus satu-satunya anak perempuan di keluarga yang masih memegang erat adat Jawa. Mau nggak mau, semua orang di rumah jadi overprotektif. Di tengah keributan itu, Kina cuma bisa menghela napas sambil sesekali tersenyum tipis. Semua persiapannya sudah beres sejak seminggu lalu. Justru dia yang paling nggak sabar berangkat ke Desa Mojosari untuk menjalani KKN. Buatnya, ini bakal jadi pengalaman baru yang seru. Tapi Kina sama sekali nggak menyangka, kalau KKN yang awalnya terdengar biasa itu justru akan membawa cerita yang nggak akan pernah dia lupakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines