Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
JANGAN PARKIR DISINI || SANSANG

JANGAN PARKIR DISINI || SANSANG

  • WpView
    Membaca 553
  • WpVote
    Vote 131
  • WpPart
    Bab 16
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Agt 22, 2026
WpInfo
Fiksi Penggemar
ATEEZ
Merantau dari hangatnya Thailand ke dinginnya kota Daegu sudah cukup membuat kepala pemuda sarkas ini pusing tujuh keliling. Ditambah lagi, dia harus menghadapi atasan barunya di perusahaan konstruksi seorang pria dingin, pendiam, dan super galak yang paling tidak suka dibantah. Hubungan penuh adu mulut dan sindiran tajam ini mendadak berubah canggung setelah sebuah insiden tak terduga di area proyek mengubah dinamika di antara mereka. Di balik tawa dan kekonyolan dunia kerja, ada sebuah perasaan terlarang yang tumbuh diam-diam di atas meja kubikel. Namun, mampukah rahasia itu tetap aman ketika batas profesionalitas mulai dipertanyakan?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Love me or die
  • Journey
  • Possessive Male Lead
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • I'm Not Just a Figuran
  • TOXIC BOYFRIEND
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • Given || Ju Jihoon
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • Same, But Not [END]

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan