Alvian Nata de Lamo,anak berusia 14 tahun yang harus berjuang di tengah kerasnya dunia. Sejak kecil Vian terbiasa mendengar suara keributan dari kedua orang tuanya.
Bentakan,makian,hingga barang barang yang pecah karena mana kedua orang tuanya. Puncaknya saat orang tuanya bercerai di usianya yang ke 8. Keduanya menolak untuk merawatnya,membiarkannya hidup terlantar.
Sejak saat itu Vian bekerja menjual roti di pasar untuk memenuhi kebutuhannya,pakaiannya kumuh,tubuhnya tak terlalu terawat dan kurus.
Hingga suatu malam,Vian diserang oleh 2 orang bandit yang mengingingkan dirinya untuk dijual sebagai budak. Vian meronta kuat,menangis,berteriak meminta tolong,namun tidak ada yang peduli pada anak kecil tanpa orang tua seperti dirinya.
Ditengah kegelapan kerajaan Aethelgard,dinding bangunan terbengkalai yang menjadi tempat pelelangan ilegal untuk budak malam ini.
Satu persatu budak dipersembahkan dalam sebuah jail magic,leher mereka terantai. Suara sang pembawa acara terus menggelagar sepanjang acara.
Vian terus memberontak dalam sangkarnya,dia ketakukan,tempat ini gelap,menyeramkan. Para penawar yang memakai topeng hewan saling menyuarakan tawaran. Satu demi satu budak terjual,sekarang giliran Vian.
Suara pembawa acara kembali terdengar,seluruh atensi penawar jatuh pada anak kecil berwajah menggemaskan dengan pipi chubby itu. Banyak yang menatap gemas,datar,maupun penuh hasrat nafsu.
Tawaran demi tawaran terdengar,lebih agresif dari sebelumnya,seolah semua orang memperebutkan Vian. Pembawa acara semakin antusias,harga awal Vian sudah tinggi,sekarang semakin melambung tinggi begitu saja.
Seorang pria bertopeng srigala mengangkat nomer penawar,menyebutkan angka nominal fantastis yang membuat orang lain terdiam. Segera sang pembawa acara mulai menghitung dan pria bertopeng srigala itu menjadi pemenang lelang malam ini.
Pria yang ternyata merupakan kepala pelayan keluarga Ravenscroft yang terkenal dengan kepemimpinan Tiran dan kekuatan besar tak terbendung.
All Rights Reserved