TRIO SARDEN

TRIO SARDEN

  • WpView
    Reads 3,153
  • WpVote
    Votes 569
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadMatureComplete about 7 hours ago
WpInfo
Fiction
Fantasy
Mythical Creatures
Fairy Tales and Mythology
Social Themes
Apa yang sebenarnya terjadi antara Mikazuki Arion, Harris Caine, dan Gin Gehenna?? NO SHIP!!!! Just friendship!! Don't Copyright! Don't spam! Don't forget to follow, vote, & comment! Thanks. Happy Reading.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Sin of The Villainess
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • Aveline Beyond Her Fate
  • Half Blood
  • Sibling Relationship | Rion & Gin | NO BL! | TNF
  • Clover and Closer
  • EKSPEDISI SEFURDEN 💜🧡❤️
  • MI AND GI【Brothership】
  • A Family of Villains
  • mauvais repos.
  • The Adiputra Family
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • A home built from ashes [on going]
  • Fate (Gin Geheboi & Daifuku Lin) Gingitsune Gehenna ic fanfic
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • Bertiga, Tapi Tetap Sama.【SEFURDEN】| ONESHOOT
  • I'm the male lead's wife? [TERBIT!]
  • Memories || SeFurDen, TNF & Kurosawa Family || Gin Geheboi

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines