We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
A Taste of Boundless Worlds

A Taste of Boundless Worlds

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 23, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Culture and Identity
LGBTQIA+
Gay
"Ketika lidah tak lagi mengenali rasa, dimensi lain menawarkan segalanya tanpa batas." --- Bagi Sebagian Orang, Makanan Adalah Kenikmatan. Bagi Rian, Makanan Hanya Ingatan Hampa. Sebagai pemuda pekerja keras, Rian mempertaruhkan seluruh usianya demi merakit masa depan. Namun, satu kecelakaan tragis merenggut segalanya dalam sekejap. Kerusakan saraf permanen membuat Rian kehilangan indra perasa makanan. Rasa asin, manis, hingga kehangatan masakan kini berubah menjadi tekstur tawar yang menyiksa. Hari-harinya perlahan digerogoti depresi, rasa lelah, dan kehilangan arah hidup. Dalam keputusasaan, Rian memilih melarikan diri dari hiruk-pikuk kota dan bersembunyi di rumah tua almarhum kakeknya di sebuah desa terpencil-sebuah upaya terakhir untuk memulihkan jiwanya yang patah. Namun, healing yang ia cari berubah menjadi takdir tak terduga. Saat membersihkan gudang tua kakeknya yang sarat debu, Rian menemukan sebuah peninggalan misterius yang tertidur pulas. Sentuhan pertamanya mengaktifkan Sistem Dimensi Tanpa Batas-sebuah entitas ajaib yang memberinya dua hal menakjubkan: 1. Gerbang antar-dunia untuk menjelajahi berbagai realitas, mulai dari benua fantasi sihir hingga peradaban futuristik. 2. Skill Khusus: [Absolute Claim]-kemampuan mutlak untuk mengklaim objek, artefak, hingga struktur bangunan apa pun menjadi milik pribadinya tanpa batasan kuota. Dari mengklaim pedang legendaris, benteng raksasa terbengkalai, hingga tambang kristal spiritual-semua yang ada di berbagai dunia kini siap menjadi domain miliknya. Di tengah petualangan lintas dimensinya, Rian tidak hanya menemukan bahan-bahan ajaib yang perlahan mampu memicu kembali rasa di lidahnya, tetapi juga membongkar rahasia besar di balik sosok sang kakek... dan mengapa sistem mutlak ini diwariskan kepadanya. --- Genre:Urban Fantasy, Isekai/Dimension Travel, LitRPG/System, Slice of Life & Culinary. Sifat Utama:Overpowered MC, World Building, Emotional Healing, Kingdom/Base Building.
All Rights Reserved
#51
penjelajah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Sin of The Villainess
  • Just let me live, Duke!
  • The Unwritten Lady
  • A Family of Villains
  • The Duke's Red String (END)
  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca
  • The Reborn Mama (END)
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • My Villainous Stepmom [END]

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines