LOTUS PRINCE - [JAYHOON]

LOTUS PRINCE - [JAYHOON]

  • WpView
    Reads 496
  • WpVote
    Votes 140
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 30, 2026
​Atheria adalah daratan atau dunia magis yang megah dan agung, tempat bermulanya kekuasaan para dewa, makhluk-makhluk abadi, serta kerajaan besar yang dipimpin oleh Raja Caelum. Di tempat ini, tatanan alam diatur oleh sihir, kekuatan leluhur, serta hierarki ketat berupa feromon Alpha dan Omega yang melekat pada para mereka membuat dunia ini menjadi tempat yang sangat berbahaya bagi manusia biasa yang tidak memiliki kekuatan sihir. ​Bisakah seorang manusia biasa bertahan di dunia para dewa? . . This is BoyLove Story Jay as Dominant Sunghoon as Submissive HyperJung_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • Possessive Male Lead
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Reflected Fate: The Duchess Who Should Have Died [HOONSEUNG]
  • Rewriting The Villain
  • Second Life : Bring Me Back To You
  • Cupiditas Vitae [END]
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • I'm Not Just a Figuran
  • CONTROLLED CHAOS

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines