Azalea Davina nggak pernah salah. Setidaknya itu yang selalu dia percaya. Kelvin Savero masuk ke hidupnya tanpa permisi. Friendly, perhatian, dan terlalu mudah disukai semua orang. Persis tipe cowok yang harusnya bikin Azalea males. Tapi entah kenapa, justru dia yang bikin Azalea susah tidur. Mereka pacaran. Dan Azalea pikir semuanya bakal baik-baik aja. Sampai dia sadar dia nggak tau cara mencintai seseorang tanpa takut duluan. Cemburu? Ditelan. Takut? Disembunyiin. Sakit? Dijawab "nggak papa." Azalea jago banget pura-pura. Tapi Kelvin bukan orang yang bisa terus-terusan nebak. "Kalau ada masalah, ngomong dong Za." Azalea diam. Dan diam itu ternyata jawaban yang paling mahal harganya. Azalea Davina bukan love story yang manis. Ini cerita tentang cewek yang gengsinya lebih keras dari perasaannya. Yang cemburuan tapi nggak pernah ngaku. Yang sayang banget, tapi nggak pernah tau cara nunjukinnya. Dan tentang satu pertanyaan yang terus menghantuinya setelah semuanya berakhir - Kalau dari awal dia mau jujur... kira-kira masih ada nggak? Beberapa hal datang terlambat. Termasuk kesadaran.
More details