"Kakek, aku nggak mau dijodohkan!" Tolak Zayn, suaranya meninggi menahan amarah yang siap meledak. Sang kakek menatap cucu tunggal sekaligus pewaris tunggalnya itu dengan pandangan jengah. "Zayn, sampai kapan kamu mau begini terus? Kamu satu-satunya harapan Kakek, dan umurmu sudah hampir tiga puluh tahun!" "Terserah Kakek. Zayn capek." Tanpa memedulikan panggilan sang kakek, Zayn melangkah lebar menaiki tangga. Dentuman keras pintu kamar yang dibanting menjadi penutup perdebatan malam itu. Di balkon kamar, setelah melempar jasnya asal-asalan, Zayn menyalakan sebatang rokok. Tatapannya menatap tajam ke langit malam, dipenuhi rasa frustrasi yang mendalam. Dia adalah Zayn. Pria yang punya segalanya, kecuali kebebasan memilih takdirnya sendiri. WARNING 21+🚫🔞 BACA SELANJUTNYA.......
Detail lengkap