Sebagai aktris muda dengan paras khas Western yang begitu memikat, kehidupan Laura Evelyn Valencia biasanya berputar di antara karpet merah, lampu sorot, dan kemewahan. Namun di balik citranya yang cantik dan elegan, Laura adalah gadis yang mandiri, berpendirian teguh, dan kuat.
Malam itu, saat menikmati liburan di sebuah villa terpencil bersama teman-temannya, ia menemukan sebuah buku tua bernuansa sejarah era Republik China dan membacanya hingga tertidur nyenyak.
Saat matanya terbuka, kemewahan itu menguap tanpa sisa.
Laura terbangun di atas tanah lembap, terisolasi di dalam hutan belantara dengan pepohonan raksasa yang pekat dan asing. Sebelum kebingungannya terurai, derap langkah sepatu militer dan bunyi kokangan senapan menggema. Segerombolan prajurit berseragam hijau era China klasik mengepungnya, mengarahkan moncong senjata tepat ke arahnya.
Gadis berwajah eropa dengan pakaian modern ini langsung dicap sebagai mata-mata asing berbahaya.
Tanpa penjelasannya didengar, Laura diseret paksa menuju Markas Shanghai Utara untuk diinterogasi langsung oleh sang pemilik kekuasaan: Jenderal Ao Chi.
Jenderal Ao Chi adalah panglima perang legendaris. Pria yang membangun reputasinya lewat darah dan strategi tak bernurani. Ia dingin, kalkulatif, tak kenal kata ampun, dan memimpin wilayahnya dengan aturan besi. Kehadiran Laura yang misterius di wilayah kekuasaannya, terlebih dengan pakaian aneh dan paras asing adalah ancaman yang harus ditumpas.
Bagi Laura, ini bukan lagi adegan film. Berhadapan dengan Jenderal Ao Chi berarti mempertaruhkan nyawanya di setiap detik,
Kini, Laura harus menggunakan kecerdasan dan kemampuan akting terbaik dalam hidupnya hanya untuk bertahan dari intimidasi sang Jenderal, sembari mencari tahu rahasia di balik buku tua yang melemparnya ke era berdarah ini.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang