Tide & Scalpel [END]

Tide & Scalpel [END]

  • WpView
    Reads 78,560
  • WpVote
    Votes 1,337
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Sep 14, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dark Fantasy
Romance
Enemies to Lovers
Niat hati mengabdi di pulau terpencil sambil mengobati fobia lautnya, dr. Kaelan yang gengsian malah tersiksa cemburu buta setiap kali melihat perawat Indira tersenyum pada pria lain. Bisakah dokter bedah super dingin ini menyembunyikan cemburu konyolnya, atau justru makin urakan dan ugal-ugalan di ruang kerja? Cerita ini bakal dipenuhi komedi situasi pedesaan yang gemes, cemburu gengsi setinggi langit, dan... efek samping keintiman rahasia di balik pintu klinik yang bikin deg-degan! ❤️ 🚫 WARNING : MATURE CONTENT (18+/21+) Mengandung adegan dewasa (Spicy/Erotic). Pembaca di bawah umur tolong bijak dan skip dulu ya!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WILDSIDE ✓
  • CLEAR
  • Your Stolen Role
  • I Want You, Mr. Bodyguard! (TAMAT)
  • GIO & RONA STORY [Tamat]
  • AJI & LIRA
  • Stuck on You!
  • 𝐃𝐈𝐑𝐓𝐘 𝐓𝐀𝐁
  • Off Limits
  • Gebetan Kontrakan Sebelah (Ternyata Bos Sendiir!?) [END]
  • Short Story Collection
  • Suamiku Orang yang Menodaiku di Masa Lalu
  • Love in Candisari
  • an heir for the kingdom
  • Hasta el Final (Jose Morales)
  • Terdampar (END)
  • My Grumpy Future [END]
  • Thank God, I Found You!
  • Kinasih
  • Overruled, Senopati

(Lengkap) Prisa sudah muak. Muak mendengar desahan tetangga sebelah kamar setiap malam. Muak merasa tertinggal dalam banyak hal terutama hal percintaan dan seks yang membuatnya begitu polos dalam usianya. Frustrasi membuatnya nekat; mencari pelarian di tempat yang tak pernah terbayangkan sebelumnya: situs chat sex dewasa. Di sana, ia bertemu seseorang. Pria asing yang menawarkan sesuatu yang berbahaya sekaligus menggoda; pelajaran tentang hasrat, tanpa ikatan, tanpa komitmen. Hanya teks dalam anonimitas. Hanya kesenangan tanpa wajah. Prisa pikir ia bisa mengendalikannya. Ia pikir ini hanya permainan sementara untuk memuaskan rasa penasarannya. Tapi bagaimana jika garis antara fantasi dan perasaan mulai kabur? Bagaimana jika hatinya mulai menginginkan sesuatu yang seharusnya tidak pernah ada dalam kesepakatan mereka? ⚠️adult contents be aware⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines