Arkanis Academy

Arkanis Academy

  • WpView
    Membaca 45
  • WpVote
    Vote 16
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Agt 15, 2026
WpInfo
Fiksi Penggemar
Sekolah bernama Akademi Arkanis terkenal karena siswanya sering menghilang. Thorn dan adiknya, Solar, pindah ke sekolah itu. Mereka bertemu dengan Hali, Taufan, Gempa, Blaze, Ice dan menjadi teman. Awalnya semua terasa biasa, tetapi setiap malam muncul aturan aneh. Siapa yang melanggar akan pergi buat selamanya... dan ditemukan meninggal secara misterius. Semakin banyak teman yang hilang, Thorn mulai curiga bahwa sekolah itu menyimpan kutukan dan salah satu dari mereka mungkin menyembunyikan rahasia besar. ⚠️ Warning ⚠️ -OOC, OOT (out of character, out of topic) -JUST FANFICTION -Chara belongs to ©mosta -Story belongs to ©s5kyblue -TIDAK TERKAIT DENGAN OFFICIAL! -NO SHIP -Brotherhood, family, siblings issue. -ADEGAN kekerasan/sadis -cringe, angst, sadness. -[ BOBOIBOY FANFICTION ] Enjoy
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#16
ice
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Love me or die
  • ENEMY [Keonhyeon]
  • KERSA NARENDRA
  • Rewriting The Villain (END)
  • Cupiditas Vitae [END]
  • Journey
  • I'm Not Just a Figuran
  • Given || Ju Jihoon
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Skripsi Dan Buku Nikah

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan