Anak SMA lain biasanya sibuk mikirin tugas sekolah, nongkrong bareng temen, atau pusingin cinta monyet. Tapi beda sama cowok omega satu ini. Hidup sendirian tanpa orang tua di kota besar bikin dia gak punya kemewahan buat leha-leha. Tiap kali bel pulang sekolah bunyi, dia harus buru-buru ganti baju kerja dan banting tulang jadi staf kebersihan shift malam di salah satu tempat gym mewah.
Capek? Banget. Tapi dia gak punya pilihan kalau besok masih mau makan.
Di tempat yang sama, ada seorang Alpha berbadan tegap, gagah, dan punya aura dominan yang tajam. Di mata orang-orang, pria kaya pemilik perusahaan ini kelihatan punya segalanya dan dingin gak tersentuh. Tapi sebenarnya, hidupnya sepi dan serba datar.
Sampai akhirnya pada suatu malam, sehabis latihan dan selesai mandi, si Alpha nemuin hal yang gak pernah dia duga. Di sudut ruang loker yang remang-remang, si omega kecil itu lagi sesenggukan sendirian, nangis diam-diam sambil ngusap debu di sela-sela loker pake tangan gemeteran karena kelelahan setengah mati.
Liat cowok seumur anak sekolah itu rapuh dan kelelahan sama kerasnya hidup, ada sesuatu di dada si Alpha yang mendadak remuk. Detik itu juga, insting Alpha-nya enggak cuma pengen ngelindungi, tapi juga ngerasain rasa sakit yang sama.
Dua orang asing yang berawal dari aroma kelelahan di ruang loker, hingga akhirnya pelan-pelan belajar saling menyembuhkan dan menemukan arti kata "pulang" yang sesungguhnya.
All Rights Reserved