We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Adharavi

Adharavi

  • WpView
    Reads 158
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 25, 2026
WpInfo
Fanfic
TWS
"Nama." Anak itu menaikkan sebelah alis, mendengar suara datar anggota keamanan yang tidak ada bedanya dengan papan catur mamanya. "Tetangga kamar delapan tahun lo." Adharavi memutar bola mata malas. "Nggak kenal juga sama tetangga kamar sendiri?" ia berdecak. "oke, habis ini tutup pintu kaca, biar nggak perlu-" "Rav, bisa serius dikit nggak? biar cepet selesai." Waiting List ⚠️DILARANG PLAGIAT!⚠️
All Rights Reserved
#699
sahabat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kakak 🌻
  • A Rich Boy And His Maid
  • Sad Boy Tengil
  • KAZEL
  • Without You
  • Luka, lima jiwa
  • Where the Light Fades
  • Ocean Dream
  • About Him
  • a Orion✔

Tentang Gema yang dipaksa belajar ikhlas saat kebahagiannya direnggut secara tiba-tiba. Semesta runtuh tepat di pertengahan malam satu hari terakhir bulan Desember dua tahun lalu. Gema tak pernah mengira, hidup dalam baluran kebohongan akan lebih mengerikan jika dibandingkan kenyataan walau itu buruk sekalipun. Padahal selama ini yang Gema lihat, Kakak bahagia walau hidup dalam kejaran waktu. Anak itu selalu mengajarkan bagaimana caranya bersyukur dan menghargai hidup. Gema larut dalam kubangan manis bernama bahagia, sampai-sampai ia tak bisa mendengar peringatan semesta yang menegaskan bahwa Gema tak bisa menjadi egois dengan menghakmiliki dirinya. Sayang, Gema tak pernah mau paham, bahasa ketakutannya terlalu kentara untuk disembunyikan, itulah mengapa badai kali ini terasa lebih menyakitkan. Kakak 🌻 ©Hi.Irena

More details
WpActionLinkContent Guidelines