Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Dua Dunia

Dua Dunia

  • WpView
    Membaca 227
  • WpVote
    Vote 109
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadLengkap Sen, Agt 10, 2026
WpInfo
Puisi
Tidak ada yang lebih menyebalkan bagi Azka Setiawan selain kurang tidur. Sejak mengidap gangguan gelombang otak yang langka, hidupnya berubah menjadi mimpi buruk. Bayangan-bayangan aneh terus bermunculan di setiap sudut kota. Dokter menyebut semuanya hanya halusinasi akibat insomnia kronis. Sampai malam itu... Di atas Jembatan Simpang Roda, Azka tanpa sengaja menegur seorang gadis yang dikiranya ingin mengakhiri hidup. Namun, gadis itu justru tersenyum bahagia. "Kamu... bisa melihatku?" Sejak pertemuan itu, Alana tak pernah meninggalkannya. Gadis berkulit pucat yang mengaku sudah mati itu tidak mengingat siapa dirinya, bagaimana ia kehilangan nyawanya, bahkan di mana tubuhnya berada. Yang ia tahu hanya satu... setiap kali menjauh dari Azka, jiwanya perlahan menghilang. Di balik tingkah usil Alana yang selalu mengacaukan hidup Azka, tersimpan misteri yang jauh lebih kelam. Potongan-potongan ingatan mulai kembali satu per satu, membawa mereka pada pengkhianatan, kebohongan, dan sebuah kejahatan yang sengaja dikubur rapat. Kini Azka harus memilih... Tetap menganggap semua ini hanyalah penyakit otaknya. Atau mempertaruhkan kewarasannya demi menyelamatkan seorang gadis yang bahkan mungkin sudah terlambat untuk diselamatkan
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#452
love
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Shakuntala✔
  • Menanti senja
  • Granville✔
  • Pengangguran Masa Kini
  • HAL TERINDAH [END]
  • SEBELUM KUTAHU NAMAMU
  • Extraordinary Kin: The Journey to Growing Up✔
  • The Tale Of Diksa
  • Sekretarisnya Ceo Dingin

Part of "Antologi Bulan Desember" Di tahun kedua, aku masih berada ditempat yang sama saat terakhir kali kamu meninggalkan aku. Di tahun ketiga aku masih bertahan di tempat yang sama. Tidak ada yang benar-benar berubah. Jika memang ada, itu adalah kita. Di tahun keempat, kamu benar-benar tidak kembali. ©tenderlova, 2020 | Shakuntala

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan