We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kembang Pendhapa

Kembang Pendhapa

  • WpView
    Reads 17,200
  • WpVote
    Votes 1,025
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 30, 2026
WpInfo
Fiction
Culture and Identity
Romance
Slow Burn
Happy Ending
"Silakan mengisi buku tamu terlebih dahulu, Mas." Menjadi petugas humas di Keraton Surakarta membuatku terbiasa menyambut setiap tamu tanpa memandang siapa mereka. Hari itu pun sama. Seorang pria berbatik datang, mengisi buku tamu, lalu pergi setelah mengucapkan terima kasih. Hingga beberapa menit kemudian... "Ndhis... kamu tahu siapa yang barusan kamu suruh isi buku tamu?" "...Kanjeng Raden Mas Dananjaya Kusumawardana." Sejak pertemuan sederhana itu, langkah kami terus dipertemukan. Di antara tembok-tembok tua keraton, tradisi yang masih dijaga, dan dunia yang begitu berbeda... aku mulai menyadari bahwa takdir sering datang dengan cara yang paling sederhana. slowburn!!!! ⸻ ⚠️ Warning Cerita ini merupakan karya fiksi. Nama tokoh, alur, silsilah keluarga, serta peristiwa dalam cerita adalah hasil imajinasi penulis dan tidak merujuk pada keluarga keraton mana pun. Novel ini hanya terinspirasi oleh budaya, tata krama, dan suasana Keraton Surakarta sebagai latar cerita. Segala bentuk gelar, adat, maupun tradisi yang ditampilkan telah disesuaikan dengan kebutuhan alur dan tidak dimaksudkan sebagai representasi sejarah atau fakta secara utuh. Mohon bijak dalam membaca dan selamat menikmati kisah Kembang Pendhapa. 🌸
All Rights Reserved
#3
wattpadindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Liburan" Bonus Suami
  • After the Fall
  • Auto Save!
  • PROYEK SATU TAHUN
  • Target Si Supir [END]
  • Tresna Kang Tinatih Ing Alas Jati
  • Trouble Maker[END]
  • ELION (bl)
  • Lysander Lowell De Villiers
  • The Pinky Boy

Jadwal Update: - Senin: 1x - Selasa:- - Rabu:- - Kamis:- - Jumat:- - Sabtu: 1x - Minggu: - Berawal dari mendapatkan hukuman ke desa nenek kakek mereka yg mereka anggap sebagai "liburan" setengah tahun. Justru mendapatkan suami dengan cara yg berbeda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines