Relapse

Relapse

  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 9, 2026
WpInfo
Fanfic
Love and Deepspace
Lima tahun. Mereka pikir itu cukup untuk menjamin segalanya. Nyatanya, hubungan tidak selalu hancur karena pengkhianatan. Kadang, ia retak karena dua orang terlalu lama menganggap satu sama lain akan selalu ada. Lalu seseorang hadir di waktu yang salah. Bukan untuk merebut. Bukan untuk memaksa. Hanya membuat mereka mempertanyakan... siapa yang sebenarnya sedang melakukan kesalahan? Alternate Universe (AU) Rafayel × Celeste (Sylus Involvement) Genre: Romance • Angst • College • Mature ─── DISCLAIMER Love and Deepspace and all canon characters, including Rafayel, Sylus, and other related characters, belong to Infold Games / Papergames. This story is a work of fanfiction created solely for entertainment purposes and is not affiliated with or endorsed by Infold Games or Papergames. The original plot, alternate universe (AU), original character Celeste, dialogues, scenes, and all original story elements are created by @ikooow_. Please do not copy, repost, translate, adapt, or redistribute this story in any form without the author's permission. © Written by @ikooow_
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cupiditas Vitae [END]
  • Rewriting The Villain (END)
  • Garwo
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Love me or die
  • Possessive Male Lead
  • I'm Not Just a Figuran
  • Journey
  • Given || Ju Jihoon

Rio hanya ingin hidup tanpa memperdulikan penolakan yang selalu mengikuti langkahnya. Hidup dioper dan dieksploitasi adalah bagian hidupnya. Harusnya ia sudah mati. Entah akhirnya akan tenang atau malah terjebak di dimensi yang lebih mengerikan daripada hidupnya sekarang. Tapi dia kembali membuka mata. Di dua bulan sebelum kematian datang menjemputnya. Waktu terlalu singkat. Rio memutuskan dengan cepat. Dia masih punya kesempatan untuk lari dan hidup, kan? Sebuah skenario yang janggal untuk sebuah ketidaksengajaan membuatnya bertemu dengan sahabat ayahnya, yang memberikan secercah harapan akan tempat berteduh yang aman. Rio tidak pernah punya harapan yang rakus. Ia hanya ingin bertahan hidup. Benar-benar tidak tahu bahwa kenyamanan juga memaksanya untuk terluka dan berlapang dada.

More details
WpActionLinkContent Guidelines