We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
5 Bukan Robin Hood

5 Bukan Robin Hood

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 15, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Crime
Adventure
Psychological
"Menjadi kaya itu mulia" Kata Deng Xiaoping Lima anak SMA dari kota Suryakarta tampaknya terlalu serius dalam memahami kalimat tersebut. Berbekal otak, keberuntungan, dan keputusan-keputusan yang terkadang sangat bodoh, mereka memutuskan untuk melakukan sesuatu yang mungkin akan membuat wali kelas maupun kepala sekolah mereka pingsan: merampok. Bank Korup? Gas Pertemuan Mafia? Gas Toko Perhiasan? Gas Apakah mereka pahlawan? Bukan Apakah mereka Robin hood? Bisa jadi tapi bukan yang jelas, mereka adalah 5 Bukan Robin Hood Apakah mereka bisa mendapat kekayaan? atau malah masuk penjara karna hal bodoh? kita lihat saja di akhir
(CC) Attrib. NonCommercial
#87
anaksma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • The Last Antagonis
  • Side Character Syndrome
  • Jangan Halangi Pensiun Diniku, Mas Aktor!
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • Cinta Yang Tumbuh Bersama
  • Ervan Carolline
  • [TAMAT] Help, I'm a Zombie!
  • Stuck Between The Pags
  • AVISENA

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines