Jagad Alit [POOHPAVEL]

Jagad Alit [POOHPAVEL]

  • WpView
    LECTURAS 35
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 26, 2026
[poohpavel as main character] Nelayan itu Jagad Alit, sang Mikrokosmos yang terdiri dari gading, lunas, dan cocor. Makhluk kecil yang terbatas namun terlalu tangguh. Lalu laut si Jagad Agung, adalah dia sang Makrokosmos. Melimpah isinya namun sukar ditebak. Segala hal yang ada di dalamnya tidak ada yang tahu. Jika nelayan itu adalah Aksa dan laut adalah Aru, maka bisakah Aksa menebak apa yang ada di dalam Aru? Published Juli 2026 Pooh Krittin as Aksara Laut Sagaraksa Pavel Naret as Gaharu Cahyaning Bestari //tw: -bxb -local! au -t-18 -kejawen
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Love me or die
  • Cupiditas Vitae [END]
  • Second Life : Bring Me Back To You
  • Reflected Fate: The Duchess Who Should Have Died [HOONSEUNG]
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • TOXIC BOYFRIEND
  • CONTROLLED CHAOS
  • Rewriting The Villain
  • Possessive Male Lead
  • I'm Not Just a Figuran

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido