We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Catch Me, Mr. Kang!(menuz )

Catch Me, Mr. Kang!(menuz )

  • WpView
    Reads 1,436
  • WpVote
    Votes 226
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 27, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Romantic Comedy
First Love
Highschool
Sebagai anak tunggal dari konglomerat papan atas Korea, hidup Carmen Kang di Aether International Academy hanya berputar pada koleksi mobil sport mewah, memenangkan pertandingan basket, dan menjadi pusat perhatian. Carmen itu tampan, berkarisma, dan tahu cara bersenang-senang tanpa melewati batas. Sifat cool-nya selalu runtuh menjadi usil dan konyol jika sudah berhadapan dengan Han Yuha.Yuha adalah kakak kelas sekaligus anggota OSIS super galak yang hobi melanggar ketenangan Carmen dengan buku poin pelanggarannya. Bagi Carmen, melihat wajah Yuha yang memerah karena salah tingkah jauh lebih seru daripada mengendarai Porsche hitamnya dengan kecepatan penuh. Sialnya, aksi usil Carmen selalu diawasi oleh Han Jiwo-Ketua OSIS sekaligus kembaran Yuha yang luar biasa protektif.Carmen mengira Yuha hanyalah kakak kelas biasa yang bisa ia goda sesuka hati. Sampai suatu malam, di sebuah meja makan mewah di kawasan Gangnam, sebuah rahasia besar terungkap. Kedua orang tua mereka ternyata adalah sahabat karib yang sudah merencanakan pertemuan keluarga sejak lama.Saat status mereka berubah dari 'musuh di sekolah' menjadi 'anak sahabat dekat Papa', apakah Carmen bisa tetap mempertahankan sikap cool-nya? Dan bagaimana reaksi Jiwo saat tahu adik perempuan kesayangannya menjadi target utama dari siswa baru paling menyebalkan di sekolah? "Jalan itu pakai mata, Kak. Untung dada gue empuk, kalau lo nabrak tembok gimana?" - Carmen Kang. "Kang Carmen! Jaga jarakmu atau poin pelanggaranmu saya tambah dua kali lipat!" - Han Yuha.
All Rights Reserved
#36
jun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • ONESHOOT 21+
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Silent Traces by the Sea
  • Love For Rent (Antagonist Love Story)
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+]
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • Círculo del Destino
  • Clause of Us

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines