We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Tujuh Jiwa, Satu Luka

Tujuh Jiwa, Satu Luka

  • WpView
    Reads 721
  • WpVote
    Votes 103
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 6, 2026
WpInfo
Fanfic
One shot
Original Character (OC)
Famous Figure
Kpop
​"Bahwa rumah bukanlah sebuah bangunan beratap mahal, melainkan hangatnya genggaman tangan orang-orang yang kita cintai." Bagi Heeseung, melihat keenam adiknya tertawa adalah satu-satunya alasan jantungnya masih mau berdetak. Di umurnya yang 19 tahun, ia merelakan masa depannya demi menjadi benteng bagi adik-adiknya dari kejaran utang dan bayang-bayang luka sang Ayah. Namun, ketika Ni-ki menyembunyikan sesak di dadanya demi tidak membebani sang kakak, dan Heeseung sendiri menyembunyikan rasa sakit luar biasa di kepalanya... berapa lama rumah yang retak ini sanggup bertahan sebelum hancur sepenuhnya? Sebuah kisah tentang air mata, pengorbanan tanpa batas, dan ketujuh jiwa yang takkan pernah terpisahkan oleh takdir. ˖ ݁𖥔 ݁˖ 𐙚 ˖ ݁𖥔 ݁˖˖ ݁𖥔 ݁˖ 𐙚 ˖ ݁𖥔 ݁˖˖ ݁𖥔 ݁˖ 𐙚 ˖ ݁𖥔 ݁˖ hai semua, aku kembali lagi nih, hehe🤭. dan jangan lupa komen dan kasih like ya 🙏😊. dan jangan lupa follow akun ku ini ya biar aku makin semangat bikinin cerita untuk kalian, oke? dan selamat membaca ya!!!, dan semoga kalian suka sama cerita ku ini ya!! 🐱🦊💙💙💙💙💙💙❤.
All Rights Reserved
#1
niki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Brother! [ENHYPEN]
  • laut bercerita
  • KERJA SAMPAI KAYA
  • ABOUT MIRACLE
  • The roof is bleeding
  • Expeliarmus | Enhypen
  • kenapa selalu aku
  • the camp in the wrong world
  • satu raga mahesa
  • The Shape of Home

Kehidupan Mahesa sebagai mahasiswa teknik begitu penuh warna, ambisi, dan gairah. Hari-harinya dipenuhi rapat, organisasi, dan malam-malam yang dijemput pulang larut. Namun, setiap kali langkahnya menapak di beranda dan kunci berputar di pintu rumah itu, seketika ia bukan lagi Mahesa sang Ketua BEM, bukan pula Mahesa yang disegani karena jasanya sebagai asisten dosen. Di balik pintu itu, gelar dan pencapaian luruh bersama suara engsel yang berderit pelan. Di sana, ia hanya seorang "abang." poros yang diam-diam menjadi pusat dari enam orbit yang setia mengelilingi semestanya. Dirumah itu-they're sharing a drink they call loneliness, but it's better than drinkin' alone.

More details
WpActionLinkContent Guidelines