Moel Agaskara tahu posisinya. Dia hanyalah "produk gagal" keluarga yang tertahan di kelas sembilan SMP, sementara kakaknya bersinar di puncak prestasi. Baginya, masa depan adalah hal yang membosankan dan rumah adalah tempat yang paling dingin. Namun, dunianya yang gelap mendadak terusik saat ia salah fokus pada selembar foto di mading SMA Garuda. Sosok gadis bernama Velsa-sang 'sipir penjara' OSIS yang terkenal ketat, disiplin, dan ditakuti oleh satu angkatan baru. Berawal dari aktivitas mengintai diam-diam di balik pagar tanaman sekolah, hingga insiden tumpukan proposal yang berhamburan di koridor senja, Moel resmi menantang takdirnya sendiri. Mengejar Velsa berarti Moel harus mengejar semua ketertinggalannya. Sanggupkah cowok berandalan ini meruntuhkan dinding pembatas sekolah dan menaklukkan hati sang ketua OSIS yang sedingin es? Sebuah kisah tentang pelarian, ego remaja, dan perjuangan seorang junior demi sejajar dengan sang kakak kelas
More details