We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
PER*W4NIN BOCAH S D (VERSI NORMAL/STR8)

PER*W4NIN BOCAH S D (VERSI NORMAL/STR8)

  • WpView
    Reads 987
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 28, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dark Fantasy
High Fantasy
Kalau ngomongin soal urusan ranjang, alias urusan ngewe di dalam geng tongkrongan gua, udah bukan rahasia lagi kalau gua adalah rajanya-ya, nama gua aja udah Raja, jadi, ya, emang udah ditakdirkan buat jadi yang paling berkuasa di atas ranjang. Dulu, jauh sebelum gua resmi pacaran sama Dinda dan mutusin buat komitmen jadi cowok yang lebih lurus dalam hal percintaan, gua dan ketiga temen geng gua-Arya, Bayu, dan Gading-sering banget nge-gangbang satu Gadis yang sama, digilir pake empat kontol jumbo kita secara bergantian sampai subuh. Sensasi liar waktu itu bener-bener jadi candu tersendiri buat anak-anak teknik yang staminanya gak ada habisnya. Bahkan, akhir-akhir ini, tiga rekan gua yang masih jomblo akut itu sering banget ngajak gua buat gabung lagi nyicipin Gadis baru atau anak-anak kenalan lama. Tapi, setiap kali ajakan itu datang, gua selalu nolak dengan tegas. Alasannya simpel: gua udah punya Dinda. Pacar mungil gua itu udah lebih dari cukup buat memuaskan hasrat gua, dan gua bisa pake tubuh kecilnya kapan pun gua mau tanpa harus bagi-bagi sama temen sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Duke's Red String
  • A Family of Villains
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca
  • Sin of The Villainess
  • The Reborn Mama (END)
  • The Unwritten Lady
  • My Villainous Stepmom [END]
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Just let me live, Duke!

Leya menghabiskan hidupnya melihat benang merah milik orang lain, tanpa pernah melihat miliknya sendiri. Hingga maut datang menjemput. Di bawah reruntuhan perpustakaan yang lumat oleh gempa, jari kelingking Leya tiba-tiba menyala. Di detik-detik terakhir napasnya, ia melihat benang itu terhubung pada seorang pemuda dengan wajah bersimbah darah. Namun, sebelum ia sempat meraihnya, kegelapan merenggut segalanya. Maut seharusnya menjadi akhir, tapi Leya justru terbangun sebagai anak rahasia di kediaman seorang bangsawan yang dingin di dunia yang asing. Dan ujung benang merah itu kini bertaut pada sosok yang paling seharusnya ia hindari. Sosok yang bisa menghancurkan hidup barunya dalam sekejap. Jika benang merah takdir konon tak pernah salah, lalu mengapa Leya merasa takdir sedang berusaha membunuhnya untuk kedua kali? ©April, 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines