Back to Us

Back to Us

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 30, 2026
Sebuah pernikahan kontrak pada tahun 2017 pernah menyatukan dua insan dengan gengsi setinggi langit Bayu Bagas Mahardika (seorang CEO muda yang dingin) dan Calista Adhyana Wijaya (wanita ambisius yang kini menjabat sebagai Menteri). Di antara benih cinta yang tumbuh diam-diam dan kehangatan malam-malam yang pernah mereka bagi, kesalahpahaman serta kerasnya ego membuat rumah tangga itu akhirnya runtuh di tengah jalan. Mereka berpisah, meninggalkan luka yang tak sempat disembuhkan dan sebuah takdir manis bernama Ghea. Delapan tahun berlalu. Di tahun 2025, status mereka bukan lagi suami dan istri, melainkan dua orang asing yang terikat oleh kewajiban co-parenting. Namun, putri kecil mereka yang berusia tujuh tahun tidak pernah berhenti berharap. Lewat permintaan-permintaan sederhananya Ghea perlahan meruntuhkan benteng pertahanan yang mereka bangun selama bertahun-tahun. Di balik status "mantan" dan kenangan manis masa lalu yang selalu membayangi, ada satu pertanyaan yang tersisa di dada Bayu dan Calista: Apakah cinta yang dulu terputus karena gengsi... benar-benar bisa menemukan jalannya kembali?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MINE, NO ONE ELSE (END)
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Tempat Pengganti
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • Círculo del Destino
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • My Celestia [ON GOING]
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • SAGA
  • TERRITORY

[DI LARANG KERAS COPY PASTE]. FOLLOW SEBELUM BACA !!! Bagi semua orang di SMA Garuda, Axel Regantara adalah monster temperamental yang paling dihindari. Badboy ketua geng, tukang berantem, dan dingin tak tersentuh. Tapi bagi Reina Alvionita, Axel adalah masa lalu kelam yang ingin ia kubur dalam-dalam. Reina mengira kepindahannya ke sekolah ini akan membawa ketenangan. Namun, takdir justru membawanya kembali ke hadapan Axel. Bedanya, Axel yang sekarang tidak lagi menindasnya seperti dulu. Tatapan cowok itu berubah menjadi sebuah obsesi. Axel mengklaim Reina secara terang-terangan. Siapa pun yang berani menatap Reina terlalu lama, berkomentar genit di sosial medianya, atau sekadar mendekat, harus siap berhadapan dengan kepalan tangannya. Semua orang takut pada Axel. Tapi hanya Reina yang berani membentak cowok itu-dan anehnya, Axel selalu nurut. Di antara emosinya yang gampang meledak dan kepalan tangannya yang penuh luka berantem, Axel menyimpan satu kalimat mutlak untuk gadisnya: "Gue bisa dihancurin siapa aja, Princess. Tapi jangan lo. Karena kalau lo yang pergi, gue bisa gila."

More details
WpActionLinkContent Guidelines