Sebuah buku bersampul cokelat tanah sederhana diberi nama, "Coretan Keenan". Tempat dimana keluh kesah, serta resahnya tertuang tanpa sungkan pada lembaran kosong yang tersisa. Untungnya, Keenan memilih buku yang cukup tebal untuk ia isi dengan suku kata yang jumlahnya sudah ribuan.
Bukan diary, tapi mirip yang seperti itu. Buku Keenan itu tidak diisi setiap hari, "hanya hampir kok", kata Keenan. Buku Keenan juga tidak punya tanggal, bulan yang pasti. Jadi ya, sedikit berbeda. Tapi sama-sama dijaga agar tidak dilihat semesta.
Di dalam sana, banyak tertulis tentang 'keluarga'. Keenan itu tak mengerti sama sekali apa itu kelurga sebenarnya. Kalau ditanya keluarganya cemara atau tidak? Iya, keluarganya masih utuh. Kalau ditanya harmonis atau tidak? Keenan pasti kebingungan.
Jadi, adakah yang mau bermurah hati dan mengajari Keenan untuk sekedar mengerti apa itu keluarga yang dimaksud semesta? Atau ia akan dibodoh-bodohi dunia fana selamanya.
All Rights Reserved