Zhu Zeqing, mahasiswa doktoral terbaik dari universitas pertanian ternama di negeri itu, menyimpan sebuah keinginan sederhana dalam hatinya: setelah berusia empat puluh tujuh tahun, ia ingin kembali ke kampung halaman, menyewa sebidang tanah, dan menjadi pemilik lahan pertanian untuk merasakan sensasi menjadi tuan tanah.
Namun, keinginannya itu terwujud lebih cepat dari yang diduga: pada usia dua puluh tujuh tahun, ia tiba-tiba berubah menjadi remaja berusia tujuh belas tahun. Tidak hanya awet muda, ia juga telah berpindah ke dunia yang berbeda.
Ia menciptakan alat-alat pertanian, merekayasa sistem terasering, menerapkan metode peternakan ilmiah, dan akhirnya bangkit menjadi seorang magnat pertanian di zaman kuno.
Bertahun-tahun kemudian, produksi pangan di Dinasti Liang berlipat ganda berkali-kali. Rakyat jelata hampir tidak lagi mengenal lapar, dan nama Zhu Zeqing terpahat mendalam dalam sejarah Dinasti Liang, serta tertanam kuat dalam hati rakyatnya.
Adik keduanya, yang cerdas dan licik, adalah jenius bisnis yang kelak menjadi orang terkaya di seluruh negeri.
Adik ketiganya, si kecil, memiliki bakat medis yang luar biasa. Di usia yang masih sangat muda, ia telah dinobatkan sebagai dokter terbesar pertama yang namanya dikenal di seluruh penjuru dunia.
Dengan demikian, kehidupan Zhu Zeqing-yang berhasil membimbing adik-adiknya menjadi sosok-sosok begitu unggul-menjadi semakin ideal dan sempurna.
All Rights Reserved