AZALIENE; Jalan Pulang yang Retak

AZALIENE; Jalan Pulang yang Retak

  • WpView
    Reads 185
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 14, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Love Triangle
First Love
Slice of Life
Azalien Keisya Mahesvara, mahasiswi semester awal yang harus menghadapi konflik keluarga yang retak, cinta yang datang dari arah yang tak ia duga, serta masa lalu kelam yang perlahan kembali dan mengancam hubungannya dengan orang-orang terdekat. Ia tak pernah mengejar cinta-yang ia inginkan hanyalah kehidupan yang kembali utuh. Keharmonisan keluarga & kehangatan persahabatan. Namun, ia juga tak menolak bila suatu hari cinta sejati benar-benar serius menjemputnya.
All Rights Reserved
#234
cintasegitiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Qeez
  • Turning Page [TAMAT]
  • SUAMI VS ISTRI
  • Game Of Love
  • SOMEONE BETTER
  • MAWAR PUTIH (HARQEEL)
  • The Struggle That Wasn't in Vain (Harqeel)
  • BEYOND THE VACATION
  • Temen Tapi Menikah || Harqeel (SEGERA TERBIT)
  • Satu Langkah Pulang (HARQEEL)
Qeez

Memang harus ada kejadian besar, baru pria itu ingat untuk pulang ke Indonesia. Namun pulangnya membawa luka, dan trauma tersendiri sehingga ia berniat mencari pelampiasan di vault bar Jakarta. Memesan wanita dari anak yang bisa dikatakan seumuran dengan adiknya Areta. "Lo temannya Areta kan?" Qeez mengangguk lagi, namun kali ini sedikit pelan. Tatapannya menunduk sebentar, menahan debar. "Areta tau lo kerja di sini?" tanya Harrev lagi , kali ini nada santai tapi tetap menusuk , seolah menilai. "Gue di sini penghubung, bukan lady..." katanya, suara sedikit bergetar tapi tegas, mencoba menjelaskan profesinya. Harrev menatapnya dengan dingin, masih menyimpan ekspresi seperti mengejek. "Gak percaya gue?" "Bukan ranah gue juga buat bikin lo percaya..." balas Qeez dengan nada yang tak kalah dingin dari Harrev. Bibirnya bergetar sedikit, tapi ia tetap menahan emosi. *** Lo jauh-jauh bawa gue ke sini, buat bunuh diri bareng?" sarkas Qeez melihat Harrev yang sudah selesai dengan drama tali yang mengikat pinggangnya. Pria itu hanya tertawa, tawa lepas yang tidak pernah Qeez lihat sebelumnya. "Yok, asik kayaknya." Ujarnya remeh Ia memberi tali itu ke Qeez namun Qeez hanya diam tak bergeming. "Gila ya lo.."

More details
WpActionLinkContent Guidelines