We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mine 01: My Dark Stalker

Mine 01: My Dark Stalker

  • WpView
    Reads 1,284
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 6, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
[21+] Mona & Vlad *** Selama dua tahun, Mona tahu dirinya memiliki stalker. Ia juga tahu kalau sosok tersebut adalah pria yang ia temui di gang tengah malam. Tapi hingga saat ini, ia belum mengetahui rupa ataupun namanya. Sementara hadiah demi hadiah terus berdatangan dari -your Villain. Hingga saat malam ulang tahunnya, Mona memutuskan untuk menghabiskan waktu di klub bersama sahabatnya. Mencicip yang menimbulkan candu, memicu keengganan melepaskan, menjadikan obsesi yang mustahil terobati. Mine. *** Vlad mengelus pipiku. "Mona." "Mmm..." "Kita belum selesai." "Mmm..." Vlad tertawa kecil, lalu kurasakan bibirnya mencium keningku. "Okay. Kubiarkan kau tidur. Sleep, my baby."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Love You, I'm Sorry
  • ✓ Tak Akan Bersuara
  • River: The Hidden Tide
  • Syarat Kelulusan
  • Lie's✓
  • Affair and Sin
  • ISWARI, tak bisa lari darimu
  • LOVE FOUND ME [WENYEOL STORY]
  • [END] DAISY'S DIARY
  • Androphobia | kaistal

Namaku Alissa. Usiaku 24 tahun ketika mama menikah lagi dengan pria yang akan menjadi papa tiriku. Pernikahan itu digelar di hotel bintang tujuh paling mewah di Jakarta. Keluarga kami-keluarga baru-adalah simbol kekuasaan dan kekayaan yang tak terbantahkan. Mama, Ratna Paramita, adalah janda konglomerat yang mewarisi kerajaan properti dari papa kandungku yang meninggal lima tahun lalu. Dan pria di sampingnya-Aryasuta Wiragraha-adalah CEO perusahaan investasi terbesar di Asia Tenggara. Tampan. Berkuasa. Dan matanya... matanya menyimpan sesuatu yang membuatku gelisah sejak pertama kali bertemu. Malam itu, di tengah pesta yang gemerlang, aku berdiri di sudut ruangan dengan gaun satin hitam yang membelit tubuhku seperti kutukan. Mama terlalu sibuk bersosialisasi. Para tamu terlalu sibuk bermuka dua. Dan aku terlalu sibuk berpura-pura menjadi bagian dari dunia yang tidak pernah kuinginkan. Lalu dia datang. Aryasuta berjalan melewati kerumunan, menerima jabat tangan dan senyuman, tapi matanya-matanya tidak pernah lepas dari wajahku. Ketika akhirnya dia berdiri di depanku, seluruh ruangan serasa lenyap. "Alissa." Suaranya berat, dalam, seperti beludru yang digesekkan ke kulit telanjang. "Kamu lebih cantik dari foto." Aku meneguk ludah. "Selamat, Om-eh, Selamat, Pa-" Dia tertawa. Tawa yang membuat bulu kudukku meremang. "Panggil aku sesukamu." Jarinya menyentuh daguku, mengangkatnya hingga aku menatap matanya. "Kita keluarga sekarang. Tidak perlu formalitas." Sentuhannya hangat. Terlalu hangat. Dan terlalu lama. "Apa mulai sekarang kita akan tinggal bersama?" tanyaku, berusaha terdengar tenang. "Tentu." Dia tersenyum. Senyum yang tidak pernah kulihat dia berikan pada siapa pun malam itu. Dia mendekat, cukup dekat untuk aku mencium aroma parfumnya-kayu oud, musk, dan sesuatu yang liar. ⚠️Warning 18+ | please be wise⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines