Pukul 02.13 dini hari. Liam Neeson berdiri di balik tirai apartemennya, menatap koridor yang lengang dengan secangkir kopi instan di tangan. Matanya menyipit ketika pintu unit sebelah terbuka. Seorang pria tinggi keluar sambil menyeret koper hitam besar. Fredy Dominic. Tetangganya yang baru pindah seminggu lalu. Liam memperhatikan pria itu berjalan cepat menuju lift tanpa menoleh sedikit pun. Aneh. Sangat aneh. Keesokan paginya, Liam kembali melihat Fredy. Ada noda merah di lengan bajunya. Sejak saat itu, satu pemikiran konyol tumbuh di kepalanya. Tetanggaku mungkin seorang kriminal. Dan tanpa disadari, itulah awal dari masalah terbesar dalam hidupnya. Atau mungkin... awal dari jatuh cintanya.
More details