We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Meira
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 31, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Highschool
Bad Boy
Romantic Comedy
Meira Evangeline, seorang siswi SMA bakti kencana. dirinya terkenal dengan ke recehannya,namun tidak recehan. dia tidak sangat begitu dekat dengan teman cowok sekelasnya.karena,menurut dia sendiri,menjadi cewek yang tidak mudah dikenal oleh banyak cowok, itu sangat menarik. namun, tanpa orang lain sadari,salah satu dari mereka,telah membuat dirinya begitu gila karena ketampanannya. Rayhan Putra Mahesa, seorang siswa yang dikenal karena sifatnya yang tidak mudah bergaul,dan ia sangat jarang berbicara. Namun, bukan berarti dia tidak teladan,ia bahkan dijuluki sebagai siswa paling teladan. Hmm, apakah Meira bisa dapetin hati cowok itu?? #romance #badboy #cegil
All Rights Reserved
#836
badboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Clause of Us
  • Círculo del Destino
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • ONESHOOT 21+
  • Love For Rent (Antagonist Love Story)
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • Silent Traces by the Sea
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines