We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
THE LAST RESORT

THE LAST RESORT

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 7, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Cover: Canva Livana mendapat pola asuh yang kejam dari ayahnya sejak kecil. Hamil bukanlah masalah besar yang akan membuat papanya murka, ia hanya akan menerima tamparan kecil dan diusir dari rumah. Masalahnya, hal ini akan menjadi masalah besar jika ayah dari anak yang dikandungnya adalah seseorang yang juga akan menjadi calon suami dari kakaknya, Savannah, anak kesayangan ayahnya. Ayahnya akan membunuhnya saat itu juga jika ia berani macam-macam dengan anak kesayangannya, apalagi ia mendapat ancaman dari orang tak dikenal mengenai videonya yang akan disebar. Lantas, di mana lagi Livana akan mencari bantuan untuk menutupi kehamilan ini dari keluarganya? "Prinsip saya cuma menikah satu kali." "J-jadi?" "Kalau kamu mau menikah sama saya, suatu saat kamu minta cerai sampai menangis memohon pun, kayaknya nggak bakal saya kabulin." Yap, Livana akhirnya membuat keputusan. Hanya pria itu yang bisa membantunya. onalamoon☕ Start: 31 Juli 2026 End: - JANGAN PLAGIAT!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Silent Traces by the Sea
  • Círculo del Destino
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Love For Rent (Antagonist Love Story)
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+]
  • Clause of Us
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • ONESHOOT 21+

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines