Second Light [END]
"Second chance terkadang bukan tentang cinta, tetapi tentang berani hidup kembali."
Sejak kecelakaan mobil yang merenggut nyawa kedua orang tuanya, hidup Keyla Anindita Alesta seolah berhenti di malam hujan itu.
Suara klakson membuat tubuhnya gemetar.
Hujan deras selalu memicu panic attack.
Dan setiap kali memejamkan mata, Keyla masih bisa merasakan genggaman terakhir ibunya yang perlahan terlepas di tengah mobil yang hancur.
Di usia 19 tahun, Keyla menjalani terapi trauma di pusat rehabilitasi milik pamannya sendiri, Kaivan Mason Atharva-seorang psikolog yang terlihat kuat di depan semua orang, padahal diam-diam masih berduka karena kehilangan kakaknya.
Di tempat itu, Keyla bertemu Arav Asher Julian.
Berbeda jauh dengannya, Arav terlalu mudah tersenyum, terlalu mudah mengajak bicara, dan terlihat seolah tidak memiliki masalah apa pun. Namun di balik sikap hangatnya, Arav menyimpan trauma setelah selamat dari kebakaran rumah yang menewaskan kakaknya sendiri.
Dua orang dengan luka berbeda itu perlahan saling menemukan alasan untuk bertahan.
Lewat hujan, suara kota, lift sempit, dan perjalanan kecil yang dulu terasa mustahil, Keyla mulai belajar bahwa sembuh bukan berarti melupakan.
Tetapi memberi dirinya kesempatan hidup sekali lagi.