Tetangga Dingin

Tetangga Dingin

  • WpView
    LECTURAS 92
  • WpVote
    Votos 21
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ago 9, 2026
WpInfo
Ficción
Acción y Suspenso
Psicológica
Supervivencia
Romance
Dua tahun lalu, Agaskar mengantar kekasihnya menuju kematian yang diciptakan oleh salah pahamnya sendiri. Hari-harinya terkutuk di atas pusara kosong, tenggelam dalam ratapan dan rasa bersalah yang membakar waras "𝑫𝒖𝒂 𝒕𝒂𝒉𝒖𝒏 𝒍𝒂𝒍𝒖, 𝒅𝒊𝒂 𝒍𝒂𝒓𝒊 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒂𝒘𝒂 𝒉𝒂𝒏𝒄𝒖𝒓 𝒅𝒊 𝒅𝒂𝒅𝒂𝒏𝒚𝒂. 𝑫𝒖𝒂 𝒕𝒂𝒉𝒖𝒏 𝒌𝒆𝒎𝒖𝒅𝒊𝒂𝒏, 𝒔𝒂𝒚𝒂 𝒎𝒆𝒎𝒆𝒍𝒖𝒌 𝒏𝒊𝒔𝒂𝒏 𝒑𝒖𝒕𝒊𝒉𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒂𝒎𝒃𝒊𝒍 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒖𝒎𝒑𝒂𝒉 𝒎𝒂𝒕𝒊." -𝐴𝑔𝑎𝑠𝑘𝑎𝑟 𝐷𝑤𝑖𝑝𝑢𝑡𝑟𝑎 Bagaimana menebus waktu yang hilang, jika maut pun gagal memisahkan mereka?
Todos los derechos reservados
#5
menangis
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Second House√
  • The Nicholas Obsession : [On Going ]
  • Stuck Between The Pags
  • Cinta Yang Tumbuh Bersama
  • AVISENA
  • The Twin's{END}
  • The Last Antagonis
  • Ervan Carolline
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • MILIK ALARIC

DILARANG PLAGIAT!!! ❌ Visual cerita + trailer eksklusif ada di TikTok! @windisetya11 (TAHAP REVISI) Kehancuran itu dimulai dari rumah pertamanya... Bermula saat kedua orang tuanya memilih jalan masing-masing dan meninggalkannya terjebak di antara puing-puing yang tak pernah utuh. Dari luka itulah ia tumbuh menjadi sosok yang tangguh. Berani melawan dunia, hidup liar di jalanan, dan menjadikan balapan sebagai satu-satunya tempat untuk merasa bebas. Hingga suatu hari, sang mama jatuh cinta lagi- Dengan seorang duda kaya raya, yang ternyata memiliki tiga anak laki-laki dari pernikahan sebelumnya. Dari hubungan itu, terbentuklah rumah kedua. Kehidupan baru. Keluarga baru. Melalui pernikahan mama dan kekasih barunya itu, ia pun akhirnya berhasil memiliki keluarga yang utuh kembali... Tapi... Kehidupannya benar-benar berubah sejak ia masuk ke dalam rumah keduanya itu... Tidak ada lagi kebebasan... Tidak ada lagi balapan yang menjadi hobi dan kebiasaannya... Semuanya penuh dengan aturan... Bagaimana kisahnya? Akankah rumah keduanya itu berhasil menjadi tempat yang tepat untuknya menyembuhkan luka lamanya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido