Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
Benang Merah

Benang Merah

  • WpView
    Leituras 88
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, jul 31, 2026
WpInfo
Ficção
Histórico
Realeza
LGBTQIA+
Gay
Catatan : Cerita ini murni fiksi, tidak berdasarkan cerita sejarah manapun dan benar-benar berdasarkan pemikiran penulis pribadi. Diharapkan untuk tidak membaca apabila tidak cocok dengan bacaan ini. Menurut kepercayaan orang terdahulu, Benang Merah (Red String of Fate) merupakan ikatan takdir antarmanusia dalam segi jodoh atau belahan jiwa. Benang merah mengikat mereka menjadi satu dan tidak akan pernah putus meskipun mereka berjauhan, melainkan hanya kusut dan merenggang. Sri Prabu Bramastra dikutuk oleh Dewa Bulan bahwa dia tidak akan mati sebelum bertemu dengan seseorang yang akan menjadi pangkal "Benang Merah"-nya. Lalu siapa kah sang pangkal benang merah milik Prabu Bramastra? Cover made by Gemini AI
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Batas Pagi (BL) Short Story
  • Invisible
  • HEMPAS
  • BAYANGAN KOTA (TERBIT JAN 2026)
  • Sadewa & Aruna
  • Tuturan Kisah Asmara (BL)
  • WIRATA KENCANA
  • BLACK MAGIC
  • Tresna ing Empang |BL[Original Story With Me]
  • Promise Me, I am the Only One

‼️Short story‼️ BL Bagi Malik Pangestu, setelan jas pengantin dan dasi sutra di lehernya subuh itu terasa seperti tali tiang gantungan. Di ambang rasa sesak akibat perjodohan orang tuanya, ia memilih menepi di sebuah bangku pinggir jalan. ​Di sanalah ia bertemu Adnan Hisyam, pemuda dua puluh tiga tahun yang baru saja menyelesaikan long shift malamnya di minimarket. Mengenakan sepatu kets usang, Adnan membawa sesuatu yang tidak lagi dimiliki Malik: hak untuk memilih jalannya sendiri. Lewat sebutir permen mint dan obrolan singkat, Adnan tanpa sengaja meretakkan topeng kepatuhan Malik. ​Hari itu, Malik tetap melangkah ke altar dan Adnan kembali ke kamar kos sempitnya. Namun, ketika badai malam beberapa bulan kemudian membawa Malik yang hancur kembali ke pintu kaca minimarket tempat Adnan berjaga, mereka tahu realitas tidak akan pernah sama lagi. ​Sebab di antara dua dunia mereka yang terpisah jauh, mereka telah menemukan satu-satunya tempat untuk saling bertukar napas.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo